Home / Berita / Lesson Organization di BKSDA Bali

Lesson Organization di BKSDA Bali

Lesson Organization di BKSDA Bali (01)
BALI, 3 April 2019 – Kegiatan ke BKSDA Bali dalam rangka Lesson Organization  pengelolaan KPHK yang diikuti oleh pejabat struktural BKSDA Kalsel, Kepala Resort dan staf balai. Kegiatan ini didukung oleh pihak mitra skema PKS dengan PT. Arutmin Indonesia.

Pembelajaran ini menurut Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc penting dalam rangka melihat keberhasilan BKSDA Bali dalam pengelolaan KPHK dan menjadikan kekurangannya untuk disesuaikan dengan yang ada di KPHK BKSDA Kalsel.Lesson Organization di BKSDA Bali (02)
Kegiatan pembelajaran ke KPHK di BKSDA Bali dilaksanakan selama 4 hari dengan mengunjungi Bumi Perkemahan Danau Buyan, wisata kano di Danau Tamblingan,  mengunjungi kantor KPHK Sangeh-Bedugul, mengunjungi Twin Lakes selfie yg dikelola oleh kelompok masyarakat Br.Asah Panji Desa Wanagiri, dan TWA Sangeh.  Hasil pembelajaran lapangan kemudian didiskusikan di Kantor BKSDA Bali, Denpasar. 
Lesson Organization di BKSDA Bali (03)
Nilai positif dalam pengelolaan KPHK yg disampaikan oleh Kepala BKSDA Bali Budi Kurniawan dan tim,  Pertama, Bali sebagai destinasi wisata dunia, sehingga aktifitas wisata di wilayah ini sangat tinggi mulai dari wisata alamnya (gunung, danau dan pantai), hingga wisata religi dan wisata budaya; Kedua, adalah kawasan hutan konservasi diantaranya TWA Sangeh,  TWA Danau Bayan & Danau Tamblingan dianggap sebagai areal sakral dalam adat budaya masyarakat Bali. Nilai budaya ini menjadi nilai yg paling tinggi,  kuat dan ditaati sehingga nilai penghargaan pada sumber daya alam menjadi nilai positif dalam kelestarian alam. Ketiga, pelibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi,  yang secara existing sudah berjalan difasilitasi dengan perjanjian kerja sama kemudian diberikan ijin usaha jasa pemandu.

Secara spesifik hal positif di atas dapat dikembangkan di TWA Pulau Bakut KPHK Kuala Lupak sebagai destinasi Santuari Bekantan Riparian, terutama pelibatan masyarakat setempat dalam pengelolaannya. (jrz)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Mirta Sari, S.Hut, M.P (Kepala SKW I Pelaihari)

About Admin BKSDA

Check Also

Evakuasi dan Pelepasliaran Si Kuntet Buaya Muara dari Desa Sukaramai Kec. Wanaraya Kab. Barito Kuala

Banjarbaru, 3 Juli 2019 – BKSDA Kalsel mendapat laporan terkait adanya satwa liar yang dilindungi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *