Home / Berita / Meriahkan Indogreen Environment and Forestry Expo 2019, BKSDA Kalsel Bawa Maskot Kalsel Bekantan ke Makassar

Meriahkan Indogreen Environment and Forestry Expo 2019, BKSDA Kalsel Bawa Maskot Kalsel Bekantan ke Makassar

Meriahkan Indogreen Environment and Forestry Expo 2019 (01)
MAKASSAR, 7 April 2019 – Bertempat di Celebes Convention Hall Makassar, 11th Indogreen Environment and Forestry Expo 2019 digelar dari tanggal 4-7 April 2019. Event tahunan pameran lingkungan hidup dan kehutanan ini dibuka oleh Sekjen KemenLHK, Dr. Bambang Hendroyono. 

BKSDA Kalsel ikut ambil peran dengan membawa sekelompok boneka bekantan yang dipajang bergelantungan di stand gabungan UPT KLHK Lingkup Kalimantan Selatan. Disponsori oleh PT. Adaro Indonesia, BKSDA Kalsel menampilkan materi seputar TWA Pulau Bakut sebagai Santuari Bekantan Riparian.

Dengan nama latin Nasalis larvatus, satwa endemik Pulau Borneo ini menjadi maskot Kalimantan Selatan yang habitatnya semakin tergerus oleh perkembangan peradaban. Salah satu usaha BKSDA Kalsel dengan skema Kawasan Ekosistem Esensial (KEE), karena pada kenyataaanya Bekantan masih banyak hidup di luar kawasan konservasi.

 
Meriahkan Indogreen Environment and Forestry Expo 2019 (02)
Suasana semakin meriah saat Pak Sekjen berkunjung ke stand yang didampingi oleh Sekditjen KSDAE dan dipandu oleh Kepala BKSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. menjelaskan ragam pajangan yang disuguhkan UPT Lingkup Kalimantan Selatan. Pada kesempatan tersebut, Kepala BKSDA Kalsel, berkesempatan menyerahkan boneka bekantan kepada Sekjen dan Sekditjen sebagai kenang-kenangan dari Kalimantan Selatan.

Penutupan pameran dilakukan oleh Kepala P3E Sulawesi Maluku, Dr. Darhamsyah, yang menyampaikan pesan edukasi sampah untuk masyarakat. Saat penutupan, tak sia-sia stand Kalimantan Selatan meraih juara 3 kategori UPT KLHK. Bravo KLHK !!! (jrz)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Titik Sundari, S.Hut (PEH BKSDA Kalsel)

About Admin BKSDA

Check Also

Pemadaman Karhutla di Cagar Alam Teluk Pamukan

Pamukan, Senin 09 September 2019 – Musim kemarau yang panjang terjadi di tahun 2019 mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *