Home / Wild / Evakuasi Satwa Liar / Evakuasi Owa-Owa di Labuan Amas Utara

Evakuasi Owa-Owa di Labuan Amas Utara

BARABAI – Sabtu, 02 Juni 2018, masyarakat melapor ke petugas Resort Banua Anam ingin menyerahkan satwa liar berupa owa-owa (Hylobates muelleri). Owa-owa (Hylobates muelleri) dirawat di rumah Bapak Alpianor Karsa, S.Pd.

Pada hari senin, 04 Juni 2018, petugas Resort Banua Anam melakukan pengecekan. Berdasarkan hasil pengecekan, owa-owa (Hylobates muelleri) berjumlah satu ekor dengan umur kurang lebih 7 tahun dengan jenis kelamin jantan. Owa-owa (Hylobates muelleri) dipelihara di rumah Bapak Alpianor Karsa di desa Banua Kupang RT. 004 RW. 002 Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Petugas Resort Banua Anam menginformasikan bahwa owa-owa (Hylobates muelleri) menurut PP Nomor 7 Tahun 1999 adalah dilindungi. Tim kemudian bersiap untuk menyiapkan kandang angkut untuk evakuasi.

Selanjutnya, petugas resort meminta petunjuk dan arahan Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Pelaihari. Pada Hari Selasa, 5 Juni 2018, tim pelaksana melakukan evakuasi owa-owa (Hylobates muelleri) dan selanjutnya dibawa ke kandang transit di Banjarbaru.

Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Mahrus Aryadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada warga dan pihak terkait lainnya yang telah berusaha dan bekerja bersama untuk konservasi dengan menyelamatkan satwa yang dilindungi. (jrz)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Nadya Arta Uly Siagian, S.H (Calon Polhut SKW I Pelaihari)

About Ahmad Rusadi

Check Also

Translokasi Bekantan ke Hutan Panjaratan

  BANJARBARU, 19 Oktober 2018 − Warga Banua baru baru ini sempat dikejutkan oleh video …

3 comments

  1. Yang lagi rindu

    Mantap, lindungi satwa agar tetap lestari. Semangat BKSDA Kalsel.

    Nadya jg semangat ya, sarangheo.

  2. Numpang nanya? Gimana solusiny, ditempat saya ada monyet yg dipiara tp lps, dan merusak ternak2 kami, sdgkan yg punya seolah ngk peduli, mhn bantuan ato saran brgkali terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *