Home / Berita / Cegah Peredaran Illegal Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) BKSDA Kalsel Gandeng Indonesia Off-road Federation (IOF)

Cegah Peredaran Illegal Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) BKSDA Kalsel Gandeng Indonesia Off-road Federation (IOF)

1-2020-07-16 at 14.04.36

BANJARBARU, 16 JULI 2020 – Indonesia Off-Road Federation Kalsel adalah organisasi yang mewadahi para penghobi otomotif, dalam kegiatannya IOF sering melakukan kegiatan sosial dalam bentuk bakti sosial, rescue dan pariwisata. Pada hari Kamis (16-07-2020), BKSDA Kalimantan Selatan bersama dengan IOF Kalsel melakukan pertemuan di Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut membahas terkait peran serta IOF dalam kegiatan konservasi khususnya dalam perlindungan tumbuhan dan satwa liar. Salah satu agenda yang direncanakan oleh IOF adalah ikut mendukung dan membantu BKSDA Kalsel terkait upaya perlindungan tumbuhan dan satwa liar diseluruh daerah Kalimantan Selatan. Hal tersebut dilatarbelakangi karena maraknya perburuan tumbuhan dan satwa liar di pedalaman daerah Kalimantan Selatan yang dilihat langsung oleh para anggota IOF.

2-2020-07-16 at 14.05.16

Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Mahrus Aryadi M. Sc sangat mengapresiasi sekali dengan rencana aksi sosial dari IOF Kalsel yang disampaikan langsung oleh Ketua Pengda IOF Kalsel Bapak Hariyadi tersebut dalam upaya perlindungan tumbuhan dan satwa liar. Karena memang keberhasilan upaya pelestarian dan perlindungan tumbuhan dan satwa liar tidak akan bisa berjalan jika hanya BKSDA saja, perlu dukungan para pihak termasuk komunitas-komunitas yang peduli terhadap lingkungan. IOF yang mempunyai hobby keliling daerah terpencil sangat tepat untuk terlibat dalam sosialisasi pencegahan TSL secara illegal.

3-2020-07-16 at 14.04.15

Kedepan BKSDA Kalsel akan mengajak para komunitas yang peduli terhadap tumbuhan dan satwa liar untuk turut serta sosialisasi dan menyuarakan serta mengajak kepada masyarakat bahwa pentingnya menjaga alam (habitat), tumbuhan dan satwa liar disekitar kawasan hutan untuk keberlangsungan hidup bersama. Hal tersebut sangat perlu dilakukan karena tanpa hutan, tanpa tumbuhan, dan tanpa adanya satwa liar, manusia tidak akan bisa bertahan hidup, karena pada dasarnya manusia dan alam saling ketergantungan. Diharapkan dengan adanya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan alam dengan melakukan upaya perlindungan tumbuhan dan satwa liar, alam kita tetap terjaga dan masyarakat pun sejahtera serta dimasa depan nanti anak cucu kita bisa tetap menikmati kekayaan alam Indonesia. (ryn)

 

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : R. Hafizh Muhardiansyah, A.Md (Staf BKSDA Kalsel) 

About Admin BKSDA

Check Also

Road to HKAN 2020 Pelepasliaran Burung di SM Kuala Lupak

BARITO KUALA, 30 JULI 2020 – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *