Home / Berita / Peningkatan Kapasitas Survey Kehati Bagi Masyarakat Dan Karyawan PT Arutmin Indonesia

Peningkatan Kapasitas Survey Kehati Bagi Masyarakat Dan Karyawan PT Arutmin Indonesia

1-2023-06-18 at 09.08.28

KOTABARU, 16 JUNI 2023 – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mitra dalam pengelolaan keanekaragaman hayati (Kehati), maka Balai KSDA Kalimantan Selatan bekerjasama dengan PT Arutmin Indonesia mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Metode Survey dalam pengelolaan keanekaragaman hayati yang bertempat di aula NPLCT PT Arutmin Indonesia, Kotabaru. Kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak 35 orang yang berasal dari Masyarakat Binaan dan Karyawan PT Arutmin Indonesia lingkup wilayah kerja Kalimantan Selatan.

Kegiatan Pendidikan dan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat binaan dan mitra dalam membantu mengidentifikasi dan menginventaisasi keanekaragaman hayati yang terdapat di wilayahnya masing-masing. Materi yang diberikan dalam kegiatan ini antara lain adalah Pengenalan Kawasan Konservasi dan Jenis-Jenis Flora dan Fauna yang Dilindungi di Indonesia yang disampaikan oleh Kepala Balai KSDA Kal-Sel Bapak DR. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc ; Pengenalan Jenis-Jenis Fauna dan Metode Inventarisasinya yang disampaikan oleh Badrul Arifin, S.Hut dari BKSDA Kal-Sel ; dan materi tentang Pengenalan Jenis-Jenis Flora dan Metode Inventarisasinya yang disampaikan oleh DR. Trisnu Satriadi S.Hut, M.P dari Fakultas Kehutanan ULM.

2-2023-06-18 at 09.08.41

Dalam sambutannya Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Mahrus mengungkapkan bahwa Indonesia dan pada khususnya Kalimantan Selatan memiliki kekayaan sumber daya alam hayati yang sangat beragam, baik itu flora maupun faunanya. Flora dan fauna tersebut beberapa memiliki status dilindungi di Indonesia dikarenakan populasinya yang rendah dan beberapa adalah berstatus terancam punah. Kepala Balai juga menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi BKSDA Kal-Sel sebagai pengelola kawasan konservasi dan pengawasan terhadap tumbuhan dan satwa dilindungi. Beberapa jenis satwa dengan status dilindungi yang ada di Kalimantan Selatan antara lain, adalah: Bangau Tong-Tong (Leptoptilos javanicus), Elang Laut Dada Putih (Haliaetus leucogaster), Bekantan (Nasalis larvatus), Hirangan (Trachypithecus cristatus), Lutung Dahi Putih (Presbytis frontata), Owa-Owa (Hylobates muelleri), Pelanduk (Tragulus kanchil), Rusa Sambar (Rusa unicolor), Buaya Muara (Crocodylus porosus) dan Penyu Hijau (Chelonia mydas). Kepala Balai KSDA Kal-Sel yang didampingi oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Batulicin Nikmat Hakim Pasaribu, S.P, M.Sc dan Kepala Resort C.A Teluk Pamukan Agung Reynanto Rizal, S.Hut berharap agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta sebagai sarana sharing knowledge dan ilmu yang didapat pada kegiatan ini bisa dipraktekkan di tempat masing-masing dalam pengelolaan keanekaragaman hayatinya.

3-2023-06-18 at 09.08.57

Setelah pemberian materi di ruangan, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan praktek inventarisasi flora dibimbing Dr. Trisnu dan fauna, khususnya burung dan primata oleh Badrul Arifin fungsional PEH. Praktik dilakukan di areal sekitar NPLCT PT Arutmin Indonesia. Praktik yang dilakukan adalah pembuatan transek untuk inventarisasi flora dan fauna berikut tata cara pengisian tally sheet.  (ryn)

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Badrul Arifin, S.Hut (PEH SKW I Pelaihari) 

About Admin BKSDA

Check Also

Workshop TGC Kalimantan Selatan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung

Banjarbaru, 17 April 2026 – BKSDA Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *