BANJARBARU, 21 NOVEMBER 2022 – BKSDA Kalimantan Selatan dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa tahun 2022 melaksanakan kegiatan Pembinaan Kelompok Pecinta Alam/Kader Konservasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 November 2022 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Selatan. Peserta kegiatan ini terdiri dari Green Leadership Indonesia (GLI), Kelompok Gahipta, Kelompok Nayaka Cyber Indonesia, HMI Cabang Banjarbaru, HMI Komisariat Kehutanan, Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM dan Saka Wanabakti dengan total peserta sebanyak 20 orang.
Ketua pelaksana Endah Wahyuni K, S.Si. mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Mendorong pengembangan aktifitas kelompok Pecinta Alam/ kader konservasi/penggiat lingkungan serta peran dan partisipasinya dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, Mengembangkan wawasan dan pengetahuan Kelompok Pecinta Alam/kader konservasi/penggiat lingkungan, Melakukan koordinasi dan berbagi pengalaman antar anggota Kelompok Pecinta Alam/kader konservasi/penggiat lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pembinaan secara langsung yaitu dengan seminar/ pemberian materi. Dengan diadakannya kegiatan ini, anggota kelompok pecinta alam/kader konservasi/penggiat lingkungan lebih termotivasi lagi dalam melaksanakan peran dan partisipasinya dalam upaya Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, khususnya generasi muda para penggiat konservasi/lingkungan di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bapak Suwandi, S.Hut., MA. menyampaikan bahwa kegiatan ini pertama kali diadakan setelah ±7 tahun vakum. Narasumber kegiatan ini berasal dari Universitas Lambung Mangkurat Bapak Dr. Badaruddin, S.Hut., M.P. dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Bapak Supiani, S.Hut, dipandu moderator dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa saling menjaga kelestarian alam di Kalimantan Selatan. Karena maraknya kerusakan hutan dan alih fungsi hutan menjadikan hutan di Kalimantan Selatan semakin sedikit. Ayo kita bersama-sama menjaga bumi ini terutama hutan kita.
Pada kesempatan lain, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Bapak Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M. Sc., menyatakan bahwa generasi muda sangat berperan penting dalam menjaga keberlanjutan dan kelestarian alam, khususnya habitat flora dan fauna. Kegiatan ini diharapkan sebagai awal utk menyatukan visi dari berbagai unsur pemuda yang peduli terhadap konservasi lingkungan hidup sekaligus menguatkan kegiatan FOLU Net Sink yang sedang digalakkan pemerintah. (ryn)
salam bekantan !!!
Source & Doc. by : Endah Wahyuni Kuswidyosusanti, S.Si. (Koordinator PJLHK)
BKSDA Kalimantan Selatan Salam Bekantan


