Home / Berita / On-air Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020

On-air Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020

Banjarbaru Senin 9 Maret 2020,

Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. Kementerian Negara Lingkungan Hidup mencanangkan 21 Febuari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah untuk pertama kalinya.
Peringatan ini muncul atas ide dan desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 di mana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa. Pada peristiwa naas tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Akibatnya 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan Pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah.

Sampah menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat global. National Geographic melaporkan masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton setiap tahun. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton. Menurut Riset Greeneration, organisasi nonpemerintah yang telah 10 tahun mengikuti isu sampah, satu orang di Indonesia rata-rata menghasilkan 700 kantong plastik per tahun. Di alam, kantong plastik yang tak terurai menjadi ancaman kehidupan dan ekosistem. Sampah merupakan musuh bagi lingkungan hidup karena mampu menimbulkan dan mencermari lingkungan. Lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah akhirnya akan kotor, kumuh, jorok dan bau kemudian akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Sampah juga bisa meracuni air sungai yang dipakai sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal ini akan berdampak pada kualitas lingkungan yang akan semakin menurun. Salah satunya adalah kebersihan dan ekosistem laut akan rusak, seperti ikan dan terumbu karang akibat sampah plastik yang di buang oleh warga yang tinggal di sekitar pantai. Kasus seekor paus yang ditemukan di pinggir pantai dengan isi perutnya terdapat berbagai macam sampah plastik sehingga sulit melakukan pencernaan makanan merupakan contoh nyata dampak sampah yang merugikan ekosistem.

Melalui moment Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2020, Kepalai KSDA KSalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi M.Sc menyampaikan kepada masyarakat luas tentang wajibnya menjaga dan perduli terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar. Selain menyampaikan informasi dan sosialisai terkait hpsn melalui media sosial, pada tanggal 7 Maret 2020. Kepala Balai menyampaikan juga tentang HPSN melalui siaran On AIr pada salah satu stasiun swasta 98.0 GM Radio Nirwana Banjarbaru berjering Provinsi Kalimantan Selatan dengan tujuan agar masyarakat luas yang tidak dapat mengakses informasi melalui medsos dapat mendengarkan secara langsung lewat saluran radio, sehingga informasi dapat tersebar dan diterima masyarakat luas secara merata.

Selain itu beberapa kegiatan terkait Hpsn pada tahun ini Kepala BKSDA Kalsel menghimbau kepada para pegawai baik di tingkat Balai, Seksi Konservasi Wilayah maupun tingkat Resort untuk melakukan kerja bakti secara berkala. BKSDA Kalsel juga sudah menerapkan penggunaaan tumbler di lingkup kantor balai untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik. Kampanye pembagian goody bag dalam setiap event pameran konservasi juga dilakukan oleh BKSDA Kalsel untuk mengurangi pemakaian kantong plastik.
Hal yang terpenting dan paling mendasar dalam aksi bersih sampah sebenarnya adalah menimbulkan rasa tanggung jawab moral pada diri sendiri untuk bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan dari setiap aktivitas hidupnya. Timbulnya rasa tanggung jawab ini harapannya akan merubah perilaku seseorang menjadi kebiasaan untuk senantiasa hidup bersih dengan selalu membuang sampah pada tempatnya, meminimalisir penggunaan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah, bahkan lebih jauh lagi saling mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Upaya pengelolaan sampah mandiri dengan 3R (Reduce, Reuse Recycle) masih menjadi pilihan yang terbaik dalam mengurangi produksi sampah.

Banyak cara sederhana untuk merayakan HPSN yang bahkan dapat dilakukan semua orang. Dengan aksi nyata seperti melakukan kegiatan kerja bakti, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan sampah plastik, bijak menggunakan kertas, dan lain sebagainya. Dengan adanya Hari Peduli Sampah Nasional, diharapkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap sampah semakin meningkat.
Salam lestari……..

About Admin BKSDA

Check Also

Workshop TGC Kalimantan Selatan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung

Banjarbaru, 17 April 2026 – BKSDA Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *