Home / Berita / Kelompok Masyarakat Peduli Anggrek “Amabilis Lestari” SM Pelaihari

Kelompok Masyarakat Peduli Anggrek “Amabilis Lestari” SM Pelaihari

1WhatsApp Image 2019-10-17 at 17.19.08Tanah Laut, 11 Oktober 2019, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc melakukan Kunjungan dan Silaturahmi ke Kelompok Anggrek dalam rangka Monitoring Kelompok Masyarakat Peduli Anggrek “Amabilis Lestari” Desa Sabuhur  Kabupaten Tanah Laut.  Amabilis Lestari merupakan kelompok binaan BKSDA Kalsel yang anggotanya adalah masyarakat yang peduli terhadap kelestarian anggrek spesies lokal khususnya di wilayah Tanah Laut.  Kelompok yang dibentuk november 2018 ini memiliki agenda pertemuan rutin setiap 2 bulan sekali membahas seputar pelestarian dan budidaya anggrek.

Hermanto selaku ketua kelompok Amabilis Lestari menyambut baik kunjungan Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan yang didampingi oleh Kepala Resort SM. Pelaihari Akhmad Fauzan, S.Hut beserta tim.  Pada Kunjungan ini ada beberapa hal yang dibahas antara Kepala Balai dan Ketua kelompok Amabilis Lestari diantaranya terkait permasalahan pengembangan kelompok lebih luas, rencana kerja dan program ke depan.

2WhatsApp Image 2019-10-17 at 17.19.26

“Kelompok Amabilis Lestari terkendala dana di dalam mengembangkan program dan rencana yang telah dibuat kelompok terkait pelestarian anggrek, ujar Hermanto”.  Salah satu rencana kerja yang ingin dilaksanakan yaitu pembuatan demplot budidaya anggrek dalam rangka pelestarian anggrek spesies Meratus dan anggrek bulan pelaihari (Phalaenopsis amabilis).

Kelompok Anggrek berharap terkait pengembangan program perlu adanya studi banding kepenangkaran anggrek yang sudah maju.  Selain itu pendampingan dari petugas Balai KSDA Kalimantan Selatan khususnya terkait kelembagaan juga diperlukan.

3WhatsApp Image 2019-10-17 at 17.18.49

Menanggapi hal tersebut Dr. Mahrus menyampaikan akan mengupayakan melalui skema dukungan dari para Mitra Balai KSDA Kalimantan Selatan untuk membantu upaya pelestarian anggrek spesies meratus dan Anggrek Bulan Pelaihari yang populasinya sulit ditemui di alam.  “Peran para pihak dan instansi terkait sangat penting untuk dilibatkan dalam kegiatan ini, ujarnya”.  Melalui peran para pihak ini diharapkan dapat menambah jumlah populasi spesies anggrek yang keberadaannya sudah sangat langka ini. (ryn)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Akhmad Fauzan, S.Hut (Penyuluh SKW I Pelaihari) 

About Admin BKSDA

Check Also

Visit to School untuk Edukasi Konservasi di Sungai Lumbah

Sungai Lumbah, 3 Desember 2025 – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Selatan melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *