Banjarbaru, 17 April 2025 – BKSDA Kalimantan Selatan turut menghadiri kegiatan Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Joint Outbreak Investigation (JOI) serta respons Kejadian Luar Biasa (KLB) Avian Influenza yang dilaksanakan selama 4 hari, pada 14–17 April 2026, bertempat di Hotel Grand Qin, Banjarbaru.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan U.S. CDC Indonesia. Workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap ancaman penyakit menular, khususnya zoonosis yang berpotensi berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat serta stabilitas sosial dan ekonomi.
Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan kapasitas Tim Gerak Cepat dalam pelaksanaan Joint Outbreak Investigation (JOI) serta respons cepat terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit zoonosis. Kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan One Health—yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan (termasuk satwa liar), dan lingkungan—menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.
Sebagai bagian dari peran aktif dalam pengendalian penyakit zoonosis, BKSDA Kalimantan Selatan juga menekankan pentingnya penguatan surveilans pada satwa liar serta peningkatan koordinasi lintas sektor di tingkat lapangan. Melalui keterlibatan dalam Tim Gerak Cepat (TGC), BKSDA Kalsel siap mendukung upaya deteksi dini, pelaporan cepat, dan penanganan kasus Avian Influenza secara terpadu, guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit dari satwa ke manusia serta menjaga keseimbangan ekosistem. (Ryn)
salam Lestari !!!
Source & Doc. by : Beny Rahmanto, S.Hut., M.Hut. (PEH BKSDA Kalsel)
BKSDA Kalimantan Selatan Salam Bekantan

