Banjarbaru, 24 Februari 2025 – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan menghadiri Latihan Kepemimpinan Sylva Indonesia (LKSI) 2025, yang diselenggarakan di Aula Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kehutanan ULM dan dihadiri oleh perwakilan Fakultas Kehutanan dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Tahun ini, LKSI mengusung tema “Peran Kader Sylva Indonesia dalam Konservasi Hutan Gambut untuk Mitigasi Perubahan Iklim.” Tema ini menegaskan komitmen Sylva Indonesia dalam membentuk kader kehutanan yang kritis, berwawasan lingkungan, serta siap menghadapi tantangan konservasi hutan gambut melalui kolaborasi lintas sektor.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah sesi pembekalan yang disampaikan oleh Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, drh. Agus Ngurah Krisna Kepaksian, M.Si., dengan materi bertajuk “Peran dan Tantangan BKSDA dalam Pengelolaan Konservasi.” Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya dalam konteks konservasi hutan secara umum di Kalimantan Selatan.
Sesi ini turut dihadiri oleh Guru Besar Fakultas Kehutanan ULM sekaligus Menteri Riset dan Teknologi RI pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS, serta Dekan Fakultas Kehutanan ULM, Prof. Dr. Kissinger, S.Hut., M.Si. Kehadiran para akademisi dan praktisi kehutanan ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperoleh wawasan mendalam terkait kebijakan dan tantangan konservasi di Indonesia.
Melalui LKSI 2025, diharapkan kader Sylva Indonesia semakin berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi hutan gambut sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim. (Ryn)
salam lestari !!!
Source & Doc. by : Heri Sofian (PEH BKSDA Kalsel)
BKSDA Kalimantan Selatan Salam Bekantan


