Home / Berita / Supervisi Pemulihan Ekosistem di SM Pelaihari

Supervisi Pemulihan Ekosistem di SM Pelaihari

1-2021-03-11 at 18.38.12

SABUHUR, 9 MARET 2021 – Kegiatan penanaman dalam rangka pemulihan ekosistem rehabilitasi DAS IPPKH di SM Pelaihari khususnya blok Sabuhur-Swarangan telah selesai dilaksanakan. Penanaman di mulai bulan September 2018 sampai dengan bulan Mei 2019 dengan luasan yang ditanam 232 ha. Pelaksana kegiatan penanaman (vendor) adalah PT. Inhutani III dengan sumber dana dari pihak ketiga melalui kegiatan penanaman rehabilitasi DAS bagi pemegang IPPKH PT.Adaro Indonesia.

Dalam rangka supervisi pemeliharaan di blok Sabuhur-Swarangan, pada hari Selasa 9 Maret 2021 Kepala BKSDA Kalsel Dr.Ir.Mahrus Aryady, M.Sc didampingi KSBTU Suwandi, S.Hut MA, Kepala SKW I Pelaihari Mirta Sari, S.Hut, M.P, Kepala Resort SM Pelaihari Akhmad Fauzan, S.Hut melakukan peninjauan lapangan. Hadir pula dari PT. Adaro Indonesia Bapak Ade Hidayat dan GM. PT. Inhutani III Kalsel Bapak Aladin.

2-2021-03-11 at 18.38.36

Menurut keterangan Bapak Didik Mandor Pelaksana di lapangan, kegiatan penanaman telah selesai dilaksanakan 100%, sampai dengan saat ini dilakukan pemeliharaan tahun pertama seluas 120 ha berupa kegiatan penyulaman & pendangiran dan masih tersisa 112 ha lagi yang belum dilakukan pemeliharaan. Untuk areal pantai di blok 9 & 10, tanaman yang bertahan adalah cemara, sedangkan jenis ketapang & waru dominan mati. Keterlambatan kegiatan pemeliharaan disebabkan ada perubahan manajemen di internal vendor. Bapak Sahat dari RLI mengingatkan bahwa pihak vendor tetap harus melanjutkan kegiatan pemeliharaan dan memperhatikan kondisi cuaca di areal SM Pelaihari. Pemeliharaan 112 ha dengan cuaca yg masih basah ini diharapkan bisa diselesaikan dlm jangka waktu 1-2 bulan ini.

Dr.Mahrus mengingatkan bahwa setiap proses penanaman dan perubahan komposisi tanaman yang dilakukan harus terdokumentasi dengan baik secara administrasi, foto dan videonya. Laporan yang disampaikan harus lengkap dan apabila ada perubahan jenis tanaman harus berdasarkan arahan tertulis dari pengelola kawasan. Dokumentasi perubahan dapat menjadi dasar dalam penyerahan hasil tanaman dari Pihak Ketiga kepada Pemangku wilayah yaitu BKSDA Kalsel.

Dalam rangka road to HKAN 2021 lingkup BKSDA Kalsel, Kepala Balai KSDA Kalsel bersama kepala SKW I Pelaihari melakukan penanaman di petak I. Pesan Dr.Mahrus kepada pelaksana dilapangan, Pekerjaan menanam adalah pekerjaan yang mulia, niatkan menanam untuk makhluk lainnya, diawali dengan berdoa, bersalawat dan tetap semangat. Niatkan penanaman untuk kebaikan dan keharmonisan alam dan makhluk Tuhan. (ryn)

 

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Mirta Sari, S.Hut, M.P (Kepala SKW I Pelaihari)

About Admin BKSDA

Check Also

Ekspose Hasil Kajian Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM. Pulau Kaget

MARABAHAN, 27 Oktober 2021 – Bertempat di Aula Mufakat komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *