Home / Berita / Sosialisasi dan Bimtek Bidang Pemolaan Kawasan

Sosialisasi dan Bimtek Bidang Pemolaan Kawasan

1-2021-07-07 at 17.03.06 (1)

BANJARBARU, 30 JUNI 2021 – Bertempat di ruang rapat Balai KSDA Kalimantan Selatan diselenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Bidang Pemolaan Kawasan Konservasi yang difasilitasi oleh Tim dari Sub Direktorat Pemolaan Kawasan Konservasi, Direktorat Pemolaan dan Informasi Konnservasi Alam (PIKA). Tim dari PIKA digawangi langsung Kepala Sub Direktorat Pemolaan Kawasan Konservasi, Budhy Kurniawan, S.Hut  bersama 3 (tiga) orang anggota tim yang terdiri dari Ibu Nurazizah Rahmawati, S.Si, M.Si (Kasi Pemolaan Kawasan Konservasi), Dewi Puspitasari, S.Hut dan Yulita Anggraini, SP.

Acara ini dikuti secara tatap muka oleh sekitar 15 orang peserta yang terdiri dari unsur perwakilan BPKH Wilayah V, Balai KSDA Kalimantan Selatan dan Seksi Konservasi Wilayah lingkup BKSDA Kalimantan Selatan. Selain itu, juga diikuti secara daring melalui aplikasi zoom oleh seluruh Kepala Resort KSDA  dan PEH lingkup BKSDA Kalsel. 

Acara dibagi 2 sesi. Sesi pertama sosialisasi mengenai ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam bidang pemolaan kawasaan yang menyangkut antara lain proses pengukuhan kawasan, tata batas, luas kawasan yang digunakan sebagai dasar untuk penyusunan dokumen pengelolaan, serta kebijakan yang diambil jika terdapat perbedaan luas kawasan yang disampaikan oleh Pak Budhy Kurniawan. Lebih lanjut beliau menyampaikan contoh-contoh kasus di lapangan dan bagaimana menyikapinya.

2-2021-07-07 at 17.03.06

Sesi kedua, bimbingan teknis dipandu oleh Nurazizah Rahmawati yang akrab dipanggil Bu Azizah, peserta disajikan kondisi dan permasalahan pemolaan kawasan konservasi yang dikelola oleh BKSDA Kalimantan Selatan. Setiap kawasan dicermati dan ditelaah bersama-sama. Masing-masing pihak melakukan  klarifikasi data  yang selama ini diacu untuk dasar  pengelolaan.  Diakhir sesi dirumuskan dan disepakati langkah-langkah tindak lanjut permasalahan pemolaan lingkup Balai KSDA Kalimantan Selatan.

Kepala Balai KSDA Kalsel, Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc menyikapi hasil tersebut dengan pernyataan bahwa terhadap kawasan konservasi yang baru ditunjuk berdasarkan SK Penunjukan  Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Selatan, akan dilakukan penilaian terhadap lokasi tersebut, layak atau tidaknya areal tersebut untuk dijadikan kawasan konservasi.  Kemudian terhadap perbedaan polygon hasil tata batas dengan peta perkembangan pengukuhan Provinsi Kalimantan Selatan, akan disesuaikan dengan data dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan yang mengacu kepada BATB yang telah di tandatangani oleh panitia tata batas. (ryn)

 

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Mila Rabiati, S.Hut., M.Si (PEH BKSDA Kalsel) 

About Admin BKSDA

Check Also

Pemulihan Ekosistem Mekanisme Alami di SM Pelaihari

PELAIHARI, 6 JULI 2021 – Resort Jorong SKW I Pelaihari BKSDA Kalimantan Selatan melakukan giat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *