Home / Berita / Penyelamatan Buaya Terdampak Banjir di Lok Baintan Kabupaten Banjar

Penyelamatan Buaya Terdampak Banjir di Lok Baintan Kabupaten Banjar

1-2021-01-21 at 11.00.35

LOK BAINTAN, 20 JANUARI 2021 – Sosial media dihebohkan dengan beredarnya pesan via whatsapp tentang adanya buaya, ular piton dan biawak peliharaan, yang ditinggalkan pemiliknya mengungsi akibat banjir. Warga Ds Lok Baintan, Kec. Sungai Tabuk, merasa khawatir kalau buaya lepas dan mebahayakan warga, sehingga berharap satwa tersebut bisa segera dievakuasi.

Atas informasi tersebut, BKSDA Kalsel menurunkan Tim Rescue (Rudi Pranoto, H.Rizali Rahman, Jarot Jaka M, Jumali dan Gunawan) untuk melakukan pengecekan lokasi dan penyelamatan satwa. Setibanya dilokasi Tim berkoordinasi dengan Danramil Kec. Sungai Tabuk, Kapolsek Sungai Tabuk dan Camat Sungai Tabuk (Ahmad Rabani, AKS, MSi) terkait informasi kondisi dan akses menuju TKP. Mengingat kondisi TKP yang masih terendam banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter, dengan bantuan perahu dari Koramil Sungai Tabuk, Tim evakuasi menuju lokasi.

2-2021-01-21 at 11.01.02

Setelah hampir kurang lebih 4 jam, Tim evakuasi yang terdiri dari BKSDA Kalsel, Dirbinmas Polda Kalsel (Kombes Pol. Widiatmoko), Reskrimsus Polda Kalsel, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Koramil Sungai Tabuk, Polsek Sungai Tabuk, dan dibantu Relawan Banjir Kalsel, berhasil mengevakuasi satwa liar berupa Buaya Muara (Crocodylus porosus) sebanyak 1 ekor dan Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis) sebanyak 2 ekor. Satwa-satwa tersebut kemudian dibawa ke Kandang Transit BKSDA Kalsel di Banjarbaru.

3-2021-01-21 at 11.01.29

Menurut Kepala BKSDA Kalsel, Dr.Ir.Mahrus Aryadi, M.Sc., penyelamatan satwa liar terdampak banjir merupakan salah satu bentuk konservasi, selain untuk menghindarkan potensi satwa menyerang warga sekitar ketika terlepas, juga untuk  mencarikan solusi terbaik bagi kelangsungan hidup satwa kedepan. Dari hasil pengecekan petugas, satwa dalam kondisi sehat dan masih memiliki sifat liar sehingga bisa langsung dikembalikan ke alam. Namun ada juga yang belum siap lepas liar sehingga kemungkinan akan dititipkan ke lembaga konservasi, imbuhnya. (ryn)

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Jarot Jaka Mulyono, S.Hut, M.Sc (Call Center BKSDA Kalsel) 

About Admin BKSDA

Check Also

Ekspose Hasil Kajian Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM. Pulau Kaget

MARABAHAN, 27 Oktober 2021 – Bertempat di Aula Mufakat komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *