Home / Berita / Monitoring dan Evaluasi Pemberdayaan Masyarakat di CA Selat Laut dan Selat Sebuku

Monitoring dan Evaluasi Pemberdayaan Masyarakat di CA Selat Laut dan Selat Sebuku

1WhatsApp Image 2019-07-01 at 07.50.07

BERANGAS – KOTABARU, 27 Juni 2019 – Komitmen Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan program pemberdayaan masyarakat di sekitar Kawasan Konservasi, ditunjukkan dengan melakukan monitoring terhadap Kelompok Pemberdayaan Masyarakat “Betung Mandiri” di Desa Betung Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru. Kelompok ini bergerak dalam Budidaya Lebah Madu Apis sp. Dan Trigona sp.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Batulicin Nikmat Hakim Pasaribu, S.P, M.Sc yang di dampingi Kepala Resort Yofi Azhar , mengatakan kegiatan monitoring yang dilakukan tim BKSDA Kalsel ini sangat penting dikarenakan Desa Betung ini telah ditetapkan sebagai salah satu Desa Penyangga Kawasan Konservasi (CA Selat Sebuku bagian Pulau Laut, red.), dan juga guna melihat secara langsung perkembangan kegiatan kelompok pemberdayaan masyarakat Betung Mandiri dalam melakukan budidaya lebah madu. Nikmat juga mengatakan melalui kegiatan monitoring ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar tetap semangat dalam mengembangkan kelompoknya dan bidang usaha yang telah ditetapkan oleh KPM Betung Mandiri.

“Pentingnya melakukan monitoring kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan program pemberdayaan masyarakat di desa Betung ini, sehingga dalam kelanjutannya program ini bisa lebih ditingkatkan lagi serta bisa diketahui kendala-kendala yang dihadapi KPM Betung Mandiri dalam mengembangkan kelompoknya sehingga bisa di evaluasi secara baik.” lanjut Nikmat.

2WhatsApp Image 2019-07-01 at 07.50.06

Kepala Desa Betung yang dalam kesempatan ini diwakili Sekretaris Desa Syahransyah dan Ketua KPM Betung Mandiri Zulkifli, menyambut hangat kedatangan tim monitoring BKSDA Kalsel. Syahransyah mengatakan kunjungan ini sangat baik adanya, sehingga pihak BKSDA Kalsel bisa mengetahui dan melihat secara langsung kondisi KPM Betung Mandiri di Desa Betung ini.

Syahransyah menyadari bahwa meskipun keadaan Desa Betung mempunyai potensi alam yang bagus untuk ternak lebah madu namun Sumber Daya Manusia anggota KPM Betung Mandiri belum sesuai yang diharapkan.

Untuk itu, pihaknya berharap agar pihak BKSDA Kalsel agar tidak henti-hentinya memperhatikan masyarakat desa Betung dalam kaitan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

3WhatsApp Image 2019-07-01 at 07.50.07 (1)

Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., berpesan agar hasil monitoring dan evaluasi ini dijadikan dasar untuk kegiatan berikutnya. “Kita tidak hanya melihat hasil akhirnya, tapi juga proses yang terjadi selama kegiatan merupakan bagian pembelajaran penting bagi kedua belah pihak, kelompok masyarakat dan petugas pelaksana di lapangan” tutup Kepala Balai. (Ryn)

 
 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Rifqi Destayanda (Bakti Rimbawan)
 

About Admin BKSDA

Check Also

Pemadaman Karhutla di Cagar Alam Teluk Pamukan

Pamukan, Senin 09 September 2019 – Musim kemarau yang panjang terjadi di tahun 2019 mulai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *