Home / Berita / Konsultasi Publik Blok TWA Pulau Burung dan Pulau Suwangi

Konsultasi Publik Blok TWA Pulau Burung dan Pulau Suwangi

1WhatsApp Image 2019-12-24 at 07.29.10BATULICIN, 21 DESEMBER 2019 – BKSDA melaksanakan konsultasi publik draft dokumen penataan blok pengelolaan Taman Wisata Alam Pulau Burung dan Pulau Suwangi Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Dihadiri oleh Bappeda Tanbu, Dinas Pemuda olahraga dan pariwisata Tanbu, Dinas PUPR Tanbu, Dinas Perikanan Tanbu, Dinas Lingkungan Hidup Tanbu Camat Batulicin dan Simpang Empat, Lurah Batulicin, LSM (Walhi, Laskar Merah Putih, Persatuan Nelayan Pesisir Tanbu dan Lumbung Informasi Rakyat) , Kepala Desa Pulau Burung, Tokoh adat/Masyarakat, dihadiri juga oleh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bapak Dr. Ir Mahrus Aryadi M.Sc, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Batulicin Bapak Nikmat Hakim Pasaribu, S.P, M.Sc serta Staf SKW III Batulicin.

Acara dibuka oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Drs. Suhartoyo, M.Pd, menjelaskan tentang kebijakan pemerintah mendukung pengelolaan Taman Wisata Alam Pulau Burung dan Pulau Suwangi. TWA Pulau Burung dan Pulau Suwangi berpeluang menarik para wisatawan baik lokal, nusantara maupun mancanegara. Khusus kebijakan pariwisata dijelaskan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, bahwa Pulau Suwangi memiliki Event Tahunan yang dinamakan Pesona Pulau Suwangi “Ade Massorong”, adanya paket wisata yang dipandu oleh Duta Wisata Bersujud, sedangkan Pulau Burung memiliki Event Tahunan  “Mapandre Kampung”.

2WhatsApp Image 2019-12-24 at 07.29.11

Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi M, Sc menyampaikan blok-blok yang ada di Pulau Burung dan Pulau Suwangi diantarnya:

  • Blok Pengelolaan Pulau Burung:
  1. Blok Perlindungan jenis flora diantaranya Bakau daun besar, Bakau daun kecil, Api-Api, Langadai, Mirih, Tingi, Salak-Salak, Piai dan Jeuju sedangkan Satwa penting adalah Bekantan, dan ada teridentifikasi beberapa satwa lain, seperti Monyet Ekor Panjang, Lutung, Landak, Babi Hutan, Biawak Air, Bangau Tongtong, Elang Laut Perut Putih, Raja Udang, dan Elang Bondol.
  2. Blok Pemanfaatan, memiliki potensi destinasi ekoeduwisata, populasi Bekantan khusus untuk wisata yang ingin mengamati perilaku Bekantan dan Burung.
  3. Blok Khusus, Terdapat Permukiman Masyarakat disertai fasilitas umum dan fasilitas sosial berupa jalan, PLTS, Sekolah Dasar, masjid, Kantor Desa, Kontor PKK, dan Dermaga.
  4. Blok Tradisional, aktifitas masyarakat memanfaatkan lahan untuk berkebun, dapat dikembangkan sebagai paket agrowisata, dan wilayah yang dimanfaatkan untuk kepentingan turun-temurun.
  5. Blok Rehabilitasi, pembukaan lahan menjadi tambak seluas 3 ha dan sudah tidak produktif untuk kegiatan pemulihan ekosistem.
  • Blok Pengelolaan Pulau Suwangi:
  1. Blok perlindungan, komposisi vegetasi menyusun formasi tingkat pertumbuhan yaitu Bruguiera gymnorrhiza, B. parviflora, Rhizophora apiculate dan R. mucronata. Serta satwa penting adalah Bekantan, dan beberapa yang teridentifikasi seperti Monyet Ekor Panjang. Lutung, Rusa, Beruang Madu, Elang Laut Perut Putih, Raja Udang, dan Elang Bondol.
  2. Blok Pemanfaatan destinasi ekoeduwisata dan event Pesona Pulau Suwangi atau yang dikenal “Mapanretasi Ade Massorong”.
  3. Blok Khusus, tempat tinggal, fasilitas sosial makam leluhur dan pemanfaatan areal untuk bangunan mercusuar serta sumber air keluarga.
  4. Blok Tradisional. Pemanfaatan lahan untuk berkebun dan bertani.
  5. Blok Rehabilitasi, terdapat pembukaan lahan tambak yang sudah tidak produktif.

3WhatsApp Image 2019-12-24 at 07.29.13

Salah satu tokoh Pulau Suwangi yang juga anggota DPRD Tanah Bumbu Bapak Abdurahim menyampaikan bahwa Pemerintah daerah mendukung upaya penataan blok pengolaan Taman Wisata Alam Pulau Burung dan Pulau Suwangi dalam rangka pengembangan wisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus mempertahankan alamnya, namun perlu dilakukan sosialisasi lebih inten kemasyarakat terhadap pemahaman pengelolaan yang telah direncanakan sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman tentang bloking yang telah disusun. (ryn)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Maulinda, S.Hut (Staf SKW III Batulicin) 

About Admin BKSDA

Check Also

Evaluasi 2019 dan Distribusi Anggaran 2020 Lingkup BKSDA Kalsel

BANJARBARU, 10 JANUARI 2020 – “Kegiatan Balai KSDA Kalimantan Selatan jangan hanya selesai sampai pencapaian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *