Home / Berita / Gubernur Kalsel dan Kapolda Resmikan Penangkaran Aves dan Mamalia

Gubernur Kalsel dan Kapolda Resmikan Penangkaran Aves dan Mamalia

1-2021-07-18 at 11.48.05

BANJARBARU, 14 JULI 2021 – Balai KSDA Kalsel melaksanakan peresmian penangkaran bersama Pj. Gubernur Kalsel Bapak Syafrizal ZA, Kapolda Kalsel yang diwakili oleh Dirkrimsus Polda Kalsel (Kombes. Pol. Suhasto) dan Dirbinmas Polda Kalsel (Kombes Pol. Widiatmoko SH. SIK. MH) di tempat penangkaran AWS Bird Farm milik H. Ir. Edi Sudarmadi, Banjarbaru Kalimantan Selatan. Peresmian penangkaran burung jenis paruh bengkok dan mamalia tersebut merupakan kegiatan simbolis yg dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan vaksin massal covid dikediaman Bapak Edi Sudarmadi yg juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia. Sementara kegiatan penangkaran aves sudah berlangsung sejak bulan Januari tahun 2020.

Kepala Balai KSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan peresmian penangkaran tersebut dilakukan dengan tetap melakukan protokol kesehatan dan jumlah orang yang terbatas.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk contoh keperdulian terhadap pelestarian satwa ditengah pandemi covid, karena saat ini semakin berkurangnya habitat dan populasi satwa di alam liar akibat perburuan, perdagangan ilegal dan kebakaran hutan dan lahan. Kita harus mendorong masyarakat agar perduli dengan melakukan kegiatan penangkaran satwa, baik yang dilindungi maupun tidak.

2-2021-07-18 at 11.48.27

Pj. Gubernur Kalsel menyambut hangat dan sangat mengapresiasi terhadap kegiatan penangkaran di Kalimantan Selatan dan berharap para penangkaran bisa membantu pemerintah dalam upaya pelestarian satwa. Kapolda Kalsel Bapak Irjen. Pol. Rikwanto dalam sambutannya mendorong penangkaran yang legal dan akan membantu mengawal peredaran satwa secara illegal melalui Ditkrimsus dan sosialisasi kemasyarakat bersama Ditbinmas.

3-2021-07-18 at 11.48.52

Di Kalimantan Selatan sudah ada 22 penangkaran resmi yang terdiri dari jenis aves, mamalia, pisces dan berharap bisa bertambah lagi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pelestarian satwa. BKSDA Kalsel akan monitoring secara berkala terhadap perkembangan penangkaran tersebut dan akan melepas liar sesuai dengan aturan yang berlaku. (ryn)

 

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : R. Hafizh Muhardiansyah, A.Md (Polhut BKSDA Kalsel) 

About Admin BKSDA

Check Also

Ekspose Hasil Kajian Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM. Pulau Kaget

MARABAHAN, 27 Oktober 2021 – Bertempat di Aula Mufakat komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Barito Kuala,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *