Home / Berita / Batakan Mulai Terbangun dari Tidur Panjangnya

Batakan Mulai Terbangun dari Tidur Panjangnya

BATAKAN, 17 Maret 2018 – Pembentukan Kelompok Masyarakat Mitra Pariwisata Desa Batakan dengan tema “Menjadikan Pantai Batakan Indah Nan Berkah” dihadiri oleh Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Dr. Mahrus Aryadi, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut Ir.H. Akhmad Hairin, MP, Camat Panyipatan Muhammad Syaid, S.STp, M.AP dan Kepala Desa Batakan Arsani.

Batakan merupakan tempat wisata yang sangat potensial dan sudah mempunyai nama di Kalimantan Selatan, namun kemudian karena ada konflik kepentingan antara kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat lainnya ditambah konflik kawasan dengan Balai KSDA Kalimantan Selatan jadi hampir enam tahun kawasan TWA Batakan itu tidak terkelola oleh Balai KSDA Kalimantan Selatan. Sejalan dengan paradigma konservasi yang berbasis masyarakat, maka Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan mengambil langkah-langkah strategis dalam penyelesaian konflik. Langkah itu antara lain, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan langsung menemui tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Batakan sekaligus juga berkoordinasi dengan Bupati Tanah Laut, Kapolres, dan Camat.

Ketika dua pihak antara masyarakat dan pejabat ini sudah sepaham maka Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan Kepala Desa Batakan untuk menyambungkan kepentingan antara konflik masyarakat dengan Balai KSDA Kalimantan Selatan dan penyelesaian konflik menurut para pejabatnya, yaitu Bupati, Kapolres, dan Camat.

Setelah adanya negosiasi dan saling kesepahaman, maka pada hari ini (Sabtu, 17/03/2018) telah tercapai kesepakatan untuk saling bersinergi dan bekerja bersama untuk pengembangan Pantai Batakan yang telah lama mati suri, kemudian dibentuklah mitra pariwisata. Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan dengan Kepala Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut menginisiasi dua kelompok yang ada di situ yaitu sadar wisata yang dibentuk oleh Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut dan mitra pariwisata yang dibentuk oleh Balai KSDA Kalimantan Selatan, maka sesuai kesepakatan untuk digabung menjadi satu yang namanya Sadar Wisata Konservasi dan diberi nama Batakan Maju.

Kelompok Sadar Wisata Konservasi Batakan Maju

 

Dengan adanya kebersamaan antara Balai KSDA Kalimantan Selatan dan Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut maka tidak terjadi lagi perbedaan pandangan antara dua kelompok yang dibentuk oleh masing-masing pihak tadi sekaligus juga menyelesaikan konflik antara masyarakat yang berjualan di pantai dan masyarakat yang mengelola tiket di bagian gerbang. Dengan kesepakatan dan pengukuhan kelompok Sadar Wisata Konservasi Batakan Maju diharapkan pengelolaan taman wisatanya menjadi lebih baik lagi dan tata laksana untuk tiket masuk menjadi lebih terbuka dan transparan.

“Harapannya PNBP dan PAD akan meningkat serta masyarakat sendiri akan memperoleh nilai yang luar biasa dari bertambahnya pengunjung yang akan datang ke taman wisata itu”, tutur Mahrus.

Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata Konservasi Batakan Maju

 

Untuk mendukung itu Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan akan mensupport pembangunan beberapa sarana dan prasarana seperti perbaikan potensi yang sudah lama ada serta membantu memperbaiki beberapa sarana yang mendukung untuk wisata tersebut. Sedangkan dari pihak Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut juga akan memperbaiki jalan-jalan masuk yang itu merupakan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Dengan sinerginya ini diharapkan keamanan dan kenyamanan Pantai Batakan kembali lagi seperti semula dan akan mendapatkan pengunjung yang luar biasa seperti dulu lagi. Peran camat dan kepala desa mengatur keamanan dan sekaligus juga mengatur tata laksana internal desa, jadi pembagian peran inilah Kepala Desa Batakan, Camat, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut, dan Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan masing-masing akan berbagi peran dalam rangka untuk mengembalikan Pantai Batakan menjadi destinasi wisata yang lebih baik.

Kiri-Kanan : Kepala Desa Batakan, Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut, Camat Panyipatan, dan Plt. Kepala SKW I Pelaihari

 

Hairin berharap dengan dibentuknya Kelompok Masyarakat Mitra Pariwisata Desa Batakan adanya dukungan masyarakat dalam pengelolaan wisata, penyamaan persepsi antara Balai KSDA Kalimantan Selatan, Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut dan masyarakat Desa Batakan sendiri. “Pendapatan masyarakat bukan hanya tiket, akan tetapi usaha lain seperti warung, penginapan, atraksi, dan lainnya. Tiket masuk hanyalah bagian kecil saja”, timpal Hairin.

Syaid pun menambahkan, “Kelompok Masyarakat Mitra Pariwisata menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah. Kecamatan pun ingin membangun pariwisata Batakan menjadi lebih baik. Anggota Kelompok Masyarakat Mitra Pariwisata Desa Batakan merupakan wakil masyarakat yang terbaik dan saya berharap antara Kelompok Masyarakat Mitra Pariwisata Desa Batakan dan Pokdarwis yang dibentuk oleh Dinas Pariwisata Kab. Tanah Laut harus bersinergi”.(jrz)

 

salam bekantan !!!

Source & Doc. by : Heri Sofyan (Kepala Resort TWA Pelaihari)

About Ahmad Rusadi

Check Also

Peningkatan Kapasitas SDM Masyarakat Desa Sembilang CA Teluk Kelumpang

SEMBILANG, 27 NOVEMBER 2019 – Silaturahmi ke Desa Sembilang merupakan bagian dari penguatan SDM kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *